Perhitungan Kesehatan Bank

Perhitungan Kesehatan Bank

Perhitungan Kesehatan Bank

Pada tanggal 25 Oktober 2011 Bank Indonesia mengeluarkan Surat Edaran No. 13/24/DPNP sebagai pengaturan atas PBI No. 13/1/PBI/2011 tanggal 5 Januari 2011 perihal Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Dalam surat edaran ini antara lain diatur bahwa Bank diwajibkan untuk melakukan penilaian sendiri (Self Assestment) Tingkat Kesehatan Bank dengan menggunakan pendekatan Risiko (Risk-based Bank Rating/RBBR) baik secara individual maupun secara konsolidasi. Surat edaran ini akan berlaku efektif mulai tanggal 1 Januari 2012 untuk penilaian Tingkat Kesehatan Bank posisi akhir bulan Desember 2011.

Baca juga: Penerapan Kepatuhan dan Manajemen Risiko LKNB

Schedule 2019
  • 17-18 January
  • 18-19 February
  • 18-19 March
  • 11-12 April
  • 16-17 May
  • 20-21 June
  • 15-16 July
  • 13-14 August
  • 16-17 September
  • 30-31 October
  • 18-19 November
  • 12-13 December
Workshop Leader
Rachmat Sumedhi, SE. FMACC. MM

Adalah lulusan Magister of Science of Management (Finance), National University – Indonesia, Fellow of Master of Accountancy, Charles Sturt University, Wagga Wagga Australia, Sarjana Ekonomi Universitas Katolik Atmajaya Jakarta. Saat ini beliau menjabat Chief Financial Officer di Indonesian IT, Engineering and Construction Services Group of Companies, pernah menjabat General Manager – Operation di Japanese Financing Company, Chief Consultant dari sebuah perusahaan konsultan Jepang terkemuka, Senior Consultant/ Country Financial Controller di PT Austraining Nusantara (Indonesia Office), Consultant World Bank, Consultant perbankan, BUMN dan perusahaan-perusahaan swasta , serta pernah bekerja pada beberapa Bank di Indonesia,  Dosen tidak tetap pada Universitas Riau, Universitas Nasional, dan STIE Perbanas Jakarta.

32 tahun berpengalaman sebagai konsultan manajemen/ key person dalam board of management dan 25 tahun sebagai pengajar Training-training, seminar-seminar dan Inhouse Training di bidang  Manajemen, Keuangan, Risk Management, Operational, HR and Development Programs pada perbankan nasional ataupun swasta, BPD, BUMN, perusahaan swasta dan lain-lain.

Beliau juga mempunyai pengalaman bekerja di berbagai negara seperti ROC Taiwan, Sri Lanka, Singapore, Jepang, Hongkong, Australia dan PNG.

Manfaat Pelatihan
  1. Memberikan pemahaman yang komperhensif mengenai konsep dan mekanisme Penilaian Tingkat Kesehatan Berbasis Risiko
  2. Memberikan pemahaman terhadap proses penilaian, pengaplikasian kualitatif parameter dan penetapan Scoring Guidance serta bobot risiko
  3. Menerjemahkan pemahaman konsep melalui Kertas Kerja Penilaian Risk Based Bank Rating (excel spreadsheet)
  4. Peserta diharapkan mampu untuk menyusun Laporan Tingkat Perhitungan Kesehatan Bank

Baca juga: Drafting SOP Program APU dan PPT Berbasis POJK No.12/POJK.01/2017

Syllabus
  1. Sekilas tentang Revisi Kebijakan Manajemen Risiko & Prinsip-prinsip Umum  Risk Based Bank Rating
  2. Mekanisme Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
  3. Parameter/Indikator Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
  4. Parameter/Indikator Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
  5. Risk Based Bank Rating Framework, Implementation Process, Basis Penetapan Peer-Group, Scoring & Bobot Risiko
  6. Aplikasi Perhitungan Risiko Inherent & Penerapannya dalam Kertas Kerja
  7. Aplikasi Penilaian Kualitas Manajemen Risiko & Penerapannya dalam Kertas Kerja
  8. Penetapan Peringkat Komposit, Penetapan Rating Risk Based Bank Rating & Persiapan Data untuk Lampiran III (Form BI)
Target Audience

Bagian Manajemen Risiko, Compliance, Accounting, Financial Planning, Credit Analyst, Treasury Analyst, Satuan Kerja Audit Internal, Operasional

Formulir Pendaftaran

Waktu:

12-12-2019 s.d 13-12-2019

Tempat:

Hotel Harris Tebet
Jakarta Selatan

Harga:

4,500,000 - 4,050,000 (Earlybird)